manusia
Saat kita merasa "ah, sebaiknya saya gak ngelakuin ini biar gak dikira sombong", itulah kesombongan yang sebenarnya …
Saat kira merasa "ya Allah, saya sudah berusaha ikhlas, tapi kenapa rasa pengen dipuji ini terus keluar", itulah keikhlasan yang sesungguhnya …
Seandainya seorang manusia masuk surga, adakah itu karena amalannya ??? gak sama skali.
Itu karena kemurahan Allah. Maka, gak cukup [dan sangat gak adil lah] kalo kita menilai mulya tidaknya seorang manusia dari tingkah laku fisik saja.
Memang, Allah sudah memberikan syari’at yang jelas dan tegas. Tapi, itu bukan jaminan bahwa semakin seorang manusia menaati syare’at, semakin dia mulya, itu salah besar…
semakin seorang manusia tahu bahwa dia banyak beribadah, makin dia dekat dengan murka Allah.
Yang jelas, yakini bahwa kita hidup demi memenuhi keinginan sang sutradara.
Ah, lagi2 berteori …… yo poko-e ayok bareng2 ngelakoni sing apik2 lah,…
gak usah ngomongne ke-elek-ane wong liyo….
on November 1st, 2006 at 7:46 pm
iyup iyup! setuju deh mas!